Pelatihan Industri Rumahan: Pembuatan Sabun Cair dan Pengembangan Ide Bisnis untuk Organisasi Nasyiatul ‘Aisyiyah β Universitas Telkom Purwokerto sukses menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi anggota Nasyiatul ‘Aisyiyah Banguntapan Utara, dengan tema Pembuatan Sabun Cair Kegiatan ini digelar di Musholla Al-Furqon, Jalan Maguwo 120, pada Minggu (26/10/2025), Minggu (16/11/2025), dan Minggu (14/12/2025) selama 3 kali dalam 1 semester sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Hibah Internal yang mendapatkan pendanaan dari Universitas Telkom Purwokerto.
Sebanyak 15 peserta, mayoritas ibu-ibu ada bapak-bapak juga dari Organisasi Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Pemuda Muhammadiyah, bersemangat mengikuti seluruh sesi pelatihan. Selain praktik pembuatan sabun cair melalui proses saponifikasi, pelatihan juga membahas strategi pengembangan usaha rumahan. Para peserta diajarkan bagaimana menghitung harga pokok penjualan (HPP) agar produk yang mereka buat bisa dijual dengan harga yang wajar dan tetap menguntungkan.
Tim Universitas Telkom yang mengampu acara terdiri dari dosen Teknologi Pangan, Teknik Industri, dan Desain Komunikasi Visual dipimpin oleh Erlina Nur Arifani, S.T.P., M.Sc.. Di sesi pertama, Erlina Nur Arifani, S.T.P., M.Sc. mengenai Pelatihan Pembuatan Sabun dan dibantu oleh Andita Eltivitasari (Dosen dari Poltekkes BSI Yogyakarta) memandu demo pembuatan sabun cair , Sesi 2, oleh Fauzan Romadlon, S.T.P., M.Sc., P.hD. mengenai Proses pembuatan HPP dan perhitungan Untung Rugi yang menjelaskan aspek bisnis, khususnya penghitungan HPP agar usaha kecil bisa berjalan berkelanjutan. Sementara itu, Aswan Munang, S.T., M.T. pada sesi motivasi mendorong peserta untuk memulai usaha dari rumah dengan modal ide, kreativitas, dan konsistensi β bukan semata uang besar.
Materi ketiga disampaikan oleh Ajeng Tita Negoro, S.Pd., M.Sn., mengenai Pelatihan Desain. Proses ini menekankan bahwa produk ini nantinya menjadi produk ramah lingkungan dan hemat biaya. Dan ada Ratih Alifah Putri, S.Ds., M.Ds. dalam kelompok ini juga.
Di samping itu, acara pelatihan juga menghadirkan sesi interaktif dan evaluasi untuk menguji pemahaman peserta. Pada akhir kegiatan, para peserta mengisi tes evaluasi sebagai tolok ukur pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan.
Menurut Erlina Nur Arifani, S.T.P., M.Sc., pelatihan ini merupakan inisiasi Universitas Telkom Purwokerto untuk mendukung pemberdayaan ekonomi lokal dan pengelolaan pembuatan sabun cair. βIni langkah nyata Universitas Telkom dalam memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan,β ujarnya. Melalui kegiatan seperti ini, Pembuatan Sabun Cair bisa diubah menjadi produk bernilai jual, sekaligus membuka peluang bisnis skala kecil bagi teman-teman Nasyiatul ‘ Aisyiyah.ππ»π.

